Belajar Forex Untuk Pemula

Belajar Berpikir Seperti Trader Forex Profesional

 Tips Belajar Berpikir Seperti Seorang Trader Forex Profesional
Artikel belajar forex mengenai “6 Tips Berpikir Seperti Trader Profesional” sebelumnya sudah saya bahas sebanyak 4 tips dalam 2 artikel, saya akan lanjutkan untuk 2 tips berikutnya. Kita mulai untuk tips yang kelima.

 Kembangkan rutinitas trading yang sudah ditetapkan

Tanpa mempunyai rencana trading yang jelas, cenderung dibutuhkan waktu lama di depan komputer bagi seorang trader untuk melakukan transaksi trading dan melakukan analisa pasar.

Kembangkanlah rutinitas trading Anda sendiri dan menyimpannya dalam trading plan Forex yang Anda buat.

Biasakan untuk membaca kembali rencana trading Anda setiap hari, supaya Anda selalu mengingat aturan-aturan yang telah Anda susun dan menjadikannya rutinitas pada saat Anda melakukan transaksi.

CUBA AKAUN DEMO

Perhatikan pertanyaan-pertanyaan berikut:

Dapatkah saya menilai situasi pasar saat ini?
Pasar berada dalam tren atau Range?
Adakah hubungan antara berbagai pasangan mata uang?
Trading Setup seperti apakah yang ditawarkan pasar?
Apakah transaksi trading Anda memiliki potensi rasio laba / rugi yang benar?
Semua pertanyaan ini yang harus Anda tanyakan pada diri Anda bahkan sebelum Anda berpikir untuk membuka posisi trading.

  Buatlah strategi trading forex yang menguntungkan

Sebelum Anda dapat membuat rencana trading, Anda harus terlebih dahulu mahir dan menguasai betul strategi trading yang akan Anda terapkan.

Konsep dan cara trading saya sederhana saja, berusaha melihat kenyataan yang terjadi di pasar. Pasar adalah hasil dari tindakan yang dilakukan oleh pelaku pasar aktif didalamnya. Beberapa pelaku pasar (trader) memiliki strategi trading yang berbeda dan kebutuhan yang berbeda pula untuk bisa sukses dipasar.

Pikirkan tentang hal ini!

Jika Anda tidak menyaring apa yang sebenarnya terjadi dipasar dan menyesuaikan pola pikir kita dengan situasi pasar, menerapkan strategi atau sistem trading yang sederhana, Anda tidak akan mendapatkan keuntungan dari pasar dan menjadi seorang trader forex professional yang terus mendapatkan keuntungan di pasar forex.

Demikian 6 tips untuk merubah cara berpikir bagi trader pemula menjadi seperti seorang trader profesional. Janganlah Anda merasa bosan untuk terus belajar trading forex. Karena sebenarnya tidak ada yang ahli dalam trading forex. Tapi mereka yang bisa mengendalikan emosi dan memanfaatkan peluang dipasarlah yang akan sukses dalam trading forex.;

Belajar Forex

Tutorial Menjadi Trader Forex Sukses

Trading Forex lebih mengarah sebagai seni dibandingkan ilmu, kali ini saya membahas tutorial forex yang ampuh. Seperti seni, ada bakat yang terlibat, namun untuk sukses tidak hanya mengandalkan bakat saja. Para trader forex terbaik mengasah kemampuan mereka melalui latihan dan sikap disiplin. Mereka melakukan analisa market sendiri untuk menentukan arah pergerakan market dan belajar bagaimana menjaga ketakutan dan keserakahan diri. Pada tutorial forex di artikel ini, kita akan melihat Sembilan langkah yang dapat digunakan trader pemula untuk menyempurnakan kemampuannya. Dan bagi trader yang sudah ahli, Anda mungkin menemukan beberapa tips yang menguntungkan dan berguna untuk membantu Anda menjadi semakin ahli.

Langkah 1 : Tentukan tujuan Anda dan pilih gaya trading yang sesuai dengan tujuan tersebut. Pastikan gaya trading yang Anda pilih sesuai dengan kepribadian Anda.

Sebelum Anda memulai perjalanan apapun itu, sangat penting bahwa Anda memiliki beberapa ide seperti kemana Anda akan pergi dan bagaimana Anda sampai ketempat tujuan. Jadi sangat penting Anda pikirkan terlebih dahulu tujuan yang jelas yang akan dicapai dan metode trading yang digunakan apakah akan mampu mencapai tujuan Anda. Setiap gaya trading memerlukan pendekatan yang berbeda dan masing-masing gaya memiliki tingkat resiko yang berbeda pula, jadi jika ingin berhasil, Anda membutuhkan sikap dan cara pendekatan yang berbeda pula. Misalnya, jika Anda tidak dapat tidur nyenyak jika mempunyai posisi terbuka, sebaiknya Anda melakukan perdagangan harian atau day trade saja. Disisi lain, jika Anda memiliki dana yang cukup untuk menahan pergerakan harga selama beberapa bulan, mungkin Anda bisa mempertimbangkan menggunakan metode trader posisi. Tetapi apapun gaya trading yang Anda pilih, pastikan bahwa itu sesuai dengan kepribadian dan gaya trading Anda. Kepribadian yang tidak sesuai, hanya akan membuat Anda stress dan merugi.

CUBA AKAUN DEMO

Langkah 2 : Pilih broker yang membuat Anda nyaman dan juga yang menawarkan platform trading yang sesuai dengan gaya trading Anda.

Penting sekali memilih broker yang menyediakan platform trading yang memungkinkan Anda melakukan analisa market sesuai yang Anda inginkan. Reputasi broker juga penting untuk Anda pertimbangkan. Anda harus tahu kebijakan masing-masing broker dan perannya di pasar. Misalnya, perdagangan yang tidak melalui bursa atau spot berbeda dengan perdagangan dilantai bursa. Jadi dalam memilih broker penting membaca dokumentasi broker, mengetahui kebijakannya dan juga pastikan bahwa platform tradingnya sesuai dengan cara Anda melakukan analisa harga. Misalnya, jika Anda ingin analisa menggunakan angka Fibonacci, pastikan platform tradingnya bisa digunakan untuk menggambar garis Fibonacci. Broker yang baik akan tetapi platformnya jelek atau platformnya baik tapi brokernya jelek, bisa menjadi masalah. Pastikan Anda mendapatkan yang terbaik untuk keduanya.

Langkah 3 : Pilih metode trading dan konsisten dalam penerapannya.

Sebelum Anda memasuki pasar sebagai seorang trader, Anda harus memiliki beberapa rencana tentang bagaimana Anda akan mengambil keputusan dalam transaksi Anda. Anda harus tahu bagaimana cara Anda akan masuk atau keluar dari pasar. Sebagian trader memilih menggunakan analisa fundamental terlebih dahulu dan kemudian menggunakan grafik untuk menentukan saat yang tepat untuk melakukan transaksi. Sebagian lagi memilih hanya menggunakan analisa teknikal saja. Ingat, bahwa fundamental mendorong tren dalam jangka panjang, sedangkan pola grafik atau teknikal lebih menawarkan kesempatan dalam jangka pendek. Apapun metode yang Anda pilih, ingatlah untuk selalu konsisten. Dan pastikan metode Anda mudah menyesuaikan. Sistem Anda harus bisa mengikuti dinamika perubahan pasar.

Langkah 4 : Pilih bingkai waktu yang lebih panjang untuk analisa arah dan kerangka waktu yang lebih pendek untuk masuk dan keluar pasar.

Banyak trader bingung ketika melakukan analisa menggunakan grafik dalam bingkai waktu (time frame) yang berbeda. Apa yang ditampilkan sebagai sinyal beli pada grafik weekly, kenyataannya muncul sebagai sinyal jual pada grafik daily. Oleh karena itu, jika Anda mengambil arah tren dari grafik mingguan dan menggunakan grafik harian untuk masuk pasar, pastikan keduanya sinkron. Dengan kata lain, jika grafik mingguan memberikan sinyal beli, tunggu sampai grafik harian juga menegaskan sinyal beli.

Langkah 5 : Hitung ekspektasi Anda.

Ekspektasi adalah rumus yang digunakan untuk menentukan bagaimana system yang Anda gunakan handal atau tidak. Anda periksa semua hasil transaksi Anda baik transaksi yang menguntungkan (profit) maupun yang rugi (loss), kemudian Anda bandingkan apakah lebih banyak yang profit ataukah yang loss.

Lihatlah 10 transaksi terakhir Anda. Jika Anda belum melakukan transaksi, Anda bisa melihatnya pada grafik dimana system Anda mendeteksi bahwa Anda harus masuk dan keluar dari pasar. Catatlah, jumlah semua transaksi yang profit dan loss kemudian Anda hitung ekspektasinya. Berikut adalah rumusnya :

E = [1 + (W / L)] x P – 1
di mana:

W = Rata-rata keuntungan
L = Rata-rata kerugian
P = Persentase rasio
Contoh:
Jika Anda melakukan 10 transaksi, enam diantaranya transaksi profit dan empat loss, persentase rasio profit Anda adalah 6/10 atau 60%. Jika enam transaksi Anda membuat $ 2400, maka keuntungan rata-rata akan menjadi $ 2.400 / 6 = $ 400. Jika kerugian $ 1.200, maka kerugian rata-rata akan menjadi $ 1.200 / 4 = $ 300. Terapkan hasil tersebut pada rumus dan Anda mendapatkan; E = [1 + (400/300)] x 0,6-1 = 0.40 atau 40%. Ekspektasi positif 40% berarti bahwa sistem anda akan menghasilkan 40 sen per dolar dalam jangka panjang.

Langkah 6 : Fokus pada trading dan belajar mencintai kerugian kecil

Setelah Anda menyetorkan margin awal untuk account trading Anda, hal yang paling penting untuk diingat adalah uang yang Anda setorkan memiliki resiko. Oleh karena itu, uang yang menjadi modal Anda seharusnya bukan uang untuk biaya hidup atau uang untuk membayar tagihan dll. Anda harus bisa menganggap bahwa modal tersebut adalah uang liburan yang mungkin akan Anda habiskan. Jika Anda memiliki sikap ini secara psikologis akan mempersiapkan Anda untuk bisa menerima kerugian kecil, yang merupakan kunci untuk mengelola resiko Anda. Dengan fokus pada trading dan bisa menerima kerugian kecil, Anda tidak akan terus menghitung equity Anda sehingga Anda akan jauh lebih berhasil.

Kedua, hanya gunakan resiko maksimum 2 % dari total dana Anda pada setiap transaksinya. Dengan kata lain, jika Anda memiliki $10.000 dalam account trading, kerugian maksimum Anda adalah $200 saja. Jika Anda menggunakan bingkai waktu yang lebih singkat atau mengurangi laveragenya, dengan resiko 2% tersebut akan lebih jauh lagi.

Langkah 7 : Bangun feedback positif.

Sebuah feedback positif dibuat dari hasil transaksi yang sesuai dengan trading plan Anda. Jika Anda mempunyai trading plan dan menjalankannya dengan baik, akan membentuk pola feedback positif. Sukses akan melahirkan sukses yang pada akhirnya akan memunculkan keyakinan – terutama jika transaksinya profit. Bahkan ketika Anda loss pun jika yang Anda lakukan sesuai trading plan, akan membangun feedback positif juga.

Langkah 8 : Lakukan analisa diakhir pekan.

Adalah hal yang baik jika Anda ingin mempersiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu. Pada akhir pekan, disaat pasar tutup, Anda bisa mempelajari grafik mingguan untuk mencari polanya atau berita yang mempengaruhi transaksi Anda. Ini merupakan refleksivitas dari hasil transaksi Anda dalam seminggu, dan hal ini akan membantu Anda membangun strategi untuk minggu mendatang. Ketika tidak dalam tekanan pasar, mungkin Anda akan bisa menyusun rencana terbaik untuk transaksi Anda.

Jika pasar tidak mencapai titik dimana posisi terbuka Anda, Anda bisa belajar bersabar untuk menunggu kesempatan itu datang lebih lama lagi. Jika ternyata Anda melewatkan kesempatan untuk mengambil posisi, ingatlah bahwa akan selalu ada kesempatan yang lain. Jika Anda memiliki kesabaran dan disiplin, Anda akan bisa menjadi trader yang baik.

Langkah 9 : Buat catatan.

Membuat catatan transaksi merupakan salah satu alat pembelajaran yang baik sebagai trader forex. Diantaranya adalah mencetak grafik dan data fundamental yang menjadi dasar keputusan Anda melakukan transaksi. Tandai grafik saat Anda entri dan exit pointnya. Buat keterangan yang relevan pada table. Berkas catatan ini akan berguna pada suatu saat nanti. Perhatikan juga alasan-alasan emosional yang Anda alami ketika bertransaksi. Apakah saat itu Anda panik? Apakah Anda terlalu serakah? Apakah Anda terlalu cemas? Catat semua emosi Anda saat itu. Ketika Anda berhasil mengontrol mental dan sikap disiplin dalam bertransaksi sesuai system trading yang Anda gunakan, Anda akan sukses menjadi trader forex.

KESIMPULAN MENGENAI TUTORIAL FOREX INI

Langkah-langkah tutorial forex diatas akan membantu Anda bertransaksi yang terstrukstur dan menjadi trader yang lebih halus. Trading adalah seni dan satu-satunya cara untuk menjadi mahir adalah melalui latihan yang konsisten dan disiplin. Ingatlah ungkapan: semakin keras Anda berlatih, Anda akan mendapatkan keberuntungan.

Belajar Memadukan Indikator Forex

Dalam materi terdahulu telah dibahas dasar-dasar analisis teknikal seperti support/resistance dan trendline. Pada pelajaran sebelumnya Anda telah mempelajari macam-macam indikator teknikal. Anda juga telah mempelajari jenis-jenis pola candlestick dan price pattern. Sekarang kita akan melanjutkan petualangan dengan berbagai alat bantu analisis teknikal tersebut.

Memadukan indikator yang satu dengan yang lain bisa membantu Anda untuk menemukan perspektif yang lain pada pergerakan harga. Pemaduan ini juga bisa membuat indikator “saling melengkapi”. Hal seperti ini biasa disebut sebagai “sistem trading”. Misalnya, moving average yang pada dasarnya adalah indikator tren dilengkapi dengan stochastic yang merupakan oscilator untuk menentukan timing buy atau sell.

Dalam chapter ini, Anda akan melihat contoh-contoh penggunaan indikator yang digunakan bersama-sama dengan indikator lain. Kita tidak akan membahas terlalu banyak, yang akan kita bahas hanya sistem yang sederhana dan populer saja, sebagai dasar untuk membangun sistem trading.

CUBA AKAUN DEMO

Biasanya, para trader mengkombinasikan dua hingga tiga indikator yang berbeda dalam sistem trading mereka. Keputusan untuk buy atau sell diambil ketika ketiga indikator tersebut telah “mengkonfirmasikan” sinyal yang sama.

Baiklah, tanpa perlu berpanjang-lebar, kita mulai petualangan kita.

1. Pemanfaatan pattern

Ini adalah sistem yang sangat sederhana. Anda hanya perlu mengenali pola yang muncul untuk memperkirakan pergerakan harga selanjutnya. Tentu saja, untuk bisa mengenali kemunculan pola, Anda harus memperbanyak latihan agar pengamatan Anda semakin jeli.

2. Fibonacci retracement + candlestick/price pattern

Teknik ini bisa dikatakan cukup sederhana. Yang Anda butuhkan hanyalah trend line dan sedikit bantuan dari Fibonacci retracement dan sedikit bantuan dari candlestick dan/atau price pattern.

Sistem ini berpatokan pada tren. Oleh karena itu, tentu saja pemahaman yang baik mengenai tren itu sendiri mutlak diperlukan. Sistem ini juga menggunakan strategi bounce trading yang memanfaatkan level acuan Fibonacci retracement.

Yang pertama kali harus Anda lakukan adalah menentukan tren. Langkah selanjutnya, tarik Fibonaci retracement berdasarkan swing terakhir yang Anda lihat di chart. Kemudian, perhatikan area acuan Fibonacci retracement tersebut, yaitu 38.2%, 50% dan 61.8%.

Belajar Trading Forex

Selanjutnya, cari bounce (pantulan) dari area acuan Fibonacci tadi. Konfirmasi yang bisa Anda pergunakan adalah pola candlestick atau pattern.

Jadi, Anda harus menunggu pullback ke area acuan Fibonacci lalu mencari apakah ada konfirmasi pattern bullish/bearish. Pattern/pola tersebut bisa candlestick (morning/evening star, engulfing, dll) atau price pattern seperti double top, double bottom, dan lain-lain.

3. Fibonacci retracement + stochastic oscillator + CCI

Masih dengan Fibonacci retracement, tapi kali ini kita akan memadukannya dengan stochastic dan CCI. Penggunaannya juga cukup mudah. Kita menunggu sampai pullback terjadi ke area acuan Fibonacci, lalu tunggu sinyal buy/sell dari stochastic dan CCI. Sinyal harus muncul dari kedua indikator tersebut untuk memperoleh konfirmasi sinyal yang kuat.

OK. Sistem trading yang dijelaskan di atas hanya beberapa contoh yang bisa Anda pergunakan. Anda bisa bereksperimen untuk memadukan beberapa indikator hingga menjadi sistem trading yang sesuai dengan style trading Anda.

Belajar Dua Hal Penting Selain Open Posisi Pada Trading Forex

Tutorial Forex 

Jika Anda ingin menahan posisi trading untuk waktu yang sangat lama, maka Anda perlu memahami dua hal yaitu :

  1. Manajemen risiko
  2. Level close posisi.

Jika Anda mempunyai account trading forex dengan dana $ 1000 atau $ 1.000.000 maka kedua hal di atas harus diketahui sebelum perdagangan dilakukan.

Mengapa dua hal ini penting?

Saya akan mencoba menggambarkan beberapa kesalahan saya ketika memulai perdagangan forex. Mungkin setelah membaca ini, Anda akan semakin memahami bagaimana pentingnya karena jika telah masuk ke dalam situasi ini maka pengalaman ini akan menjadi penting atau jika belum, Anda akan segera mengalaminya.

Ketika saya mulai transaksi dan belajar, ada saat-saat ketika saya begitu yakin bahwa perdagangan akan menghasilkan keuntungan karena kepercayaan diri yang tinggi akan mengaburkan arti risiko pada perdagangan forex.

CUBA AKAUN DEMO

Sekarang, dengan tanpa daya momen kerugian akan terus meningkat melebihi tingkat kenyamanan dan akhirny amembuat kerugian besar! Stop loss terkena dengan kerugian besar.

Sekarang saya berjuang untuk kembali membuat account trading forex karena baru saja mengalami kerugian besar.

Berapa risiko per trade?

Pertama tentukan berapa banyak Anda merasa nyaman untuk mengambil risiko kerugian pada setiap perdagangan yang Anda lakukan. Anda perlu tentukan, berapa banyak % (persentase) risiko per perdagangan.

Mari kita buat beberapa perhitungan, jika Anda mempunyai risiko hanya 2% dari account pada setiap perdagangan, maka setiap 50 kekalahan transaksi berturut-turut akan menghapus dana di account trading $ 10.000.

Jika mempunyai risiko 5%, maka dana di account trading akan habis dengan 20 kali kekalahan secara berturut-turut. Jika risiko 10% pada setiap perdagangan masing-masing maka Anda hanya perlu 10 kali berturut-turut mengalami perdagangan rugi.

“Dapatkah Anda melihat pola di sini? semakin Anda mempunyai risiko tinggi pada setiap per perdagangan”.

Jika Anda memiliki dana di account $ 5.000 maka dengan resiko 2% per perdagangan, ini berarti sama dengan risiko $ 100 per perdagangan. Dengan risiko 5%, Anda meresikokan $ 250 per perdagangan.
Dengan risiko 10% maka risiko per perdagangan adalah $ 500.
Secara pribadi saya berdagang dengan risiko dari mana saja antara 1% sampai 5%. Dengan meresikosikan 5% per transaksi bagi saya hal tersebut adalah bunuh diri.

Ingat, semakin Anda berisiko, semakin cepat dana account trading forex Anda akan hilang.

Berikut yang saya lakukan:

  1. Saya mempunyai risiko perdagangan harian antara 1% hingga 5%.
  2. Jika saya rugi 5% pada hari ini, maka saya akan berhenti trading.
  3. Ketika saya berdagang pada besok hari, saya akan bertransaksi dengan risiko perdagangan 1% atau 2% setiap hari.
  4. Saya akan berdagang dengan risiko kecil sampai kembali account semula.

Mengapa 2% untuk manajemen risiko? Saya telah membeli dan membaca dan buku-buku tentang manajemen risiko untuk perdagangan forex dan banyak dari buku-buku ini mengatakan bahwa kita harus mengambil risiko 2% per perdagangan.

Strategi close posisi

Sebelum Anda open posisi, Anda harus memiliki rencana bagaimana cara untuk close posisi.

Anda akan close posisi ketika :

  1. Stop loss kena
  2. Keuntungan karena target take profit kena
  3. Trailing stop loss kena
  4. Close posisi ketika kerugian sudah terlalu banyak.
  5. Close posisi ketika melihat sebuah entri sinyal perdagangan yang berlawanan dengan posisi terbuka.
  6. Beberapa trader memiliki sistem ata ustrategi close posisi

Jadi, penting bagi kita untuk mengetahui kedua hal di atas sehingga kita dapat menggunakannya pada transaksi forex sehari-hari.

Forex Brunei

Cara Bermain Forex

Artikel belajar forex kali ini akan membahas mengenai gaya trading, jangka pendek ataukah jangka panjang. Antara trading jangka panjang (long term trading) dan trading jangka pendek (short term trading), manakah yang lebih baik? Pada umumnya para trader lebih menyukai melakukan trading secara harian (short term trading) untuk mengambil target profit beberapa pips saja dan melakukan trading beberapa kali dalam 1 hari. Namun yang menjadi kesulitannya adalah mencoba untuk bisa konsisten meraih profit yang Anda inginkan. Kesabaran untuk bisa mengambil 20 – 30 pips setiap hari dan mengulanginya secara terus menerus, akan membuat Anda bosan. Dan pada akhirnya membuat kesalahan yang berujung pada floating loss yang besar.

Sebenarnya jika Anda bisa secara konsisten melakukan hal tersebut – yaitu dengan cara menentukan target profit harian Anda – maka Anda akan bisa mengontrol cara trading Anda dan profit Anda tentunya. Jika terjadi suatu trend yang panjang (long term), namun dalan kurun waktu yang pendek (short term) memang sering kali membuat Anda merasa ragu, apakah ini benar-benar bisa diandalkan. Dan Anda tak akan pernah tahu kapan waktunya suatu trend akan berbalik arah, hal ini tentunya sangat beresiko karena akan mengancam profit yang sudah Anda kumpulkan. Oleh karenanya sangat sedikit trader yang bermain secara long term, mungkin ini salah satu penyebabnya.

CUBA AKAUN DEMO

Belajar Forex

Long term trading membutuhkan pengetahuan fundamental ekonomi yang sangat rumit. Fundamnetal ekonomi membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menggalinya. Pengetahuan mengenai fundamental ekonomi merupakan satu langkah maju, namun mengaplikasinya dalam forex trading adalah persoalan lain yang mungkin membuat Anda bingung. Long term trading biasanya membutuhkan aksi yang lebih sedikit karena momentum atau trend yang besar tidak setiap hari terjadi. Gaya trading seperti ini tidak cocok bagi trader yang hanya mengandalkan keberutungan saja. Jika Anda piker kembali, long term trader sebenarnya lebih punya kesempatan mencetak profit daripada shor term trader.

Namun apapun alasannya, Anda bisa meraih profit baik dari short term trading maupun long term trading asalkan Anda punya dasar pengetahuan untuk melakukan analisa secara teknikal maupun fundamental. Antara kedua system trading tersebut, manakah yang lebih baik? Tentunya ini sangat bergantung dengan gaya Anda masing-masing. Yang jelas, pilihlah strategi forex Anda dan lakukan secara konsisten untuk meraih profit dalam forex trading.  

6 Tips Belajar Berpikir Seperti Seorang Trader Forex Profesional

Artikel belajar forex kali ini cukup panjang, sehingga saya berinisiatif untuk membaginya menjadi beberapa bagian, ikuti artikel ini supaya Anda sukses menjadi trader profesional.

Ada perbedaan yang mencolok cara berpikir dan bertindak antara seorang trader professional dengan trader yang tidak berpengalaman.

APAKAH ITU ?

Perbedaan yang utama adalah bagaimana informasi pasar didapat dan dievaluasi. Bagaimana tepatnya kita mengevaluasi informasi pasar, tergantung pada pola pikir kita, yaitu sikap mental dan keyakinan kita dibidang trading forex.

Apa pola pikir dan keyakinan yang bisa membuat kita mandiri dan berpikir seperti trader professional?

1. Trading Forex tidak rumit! Tapi mudah?

Membuat Trading Forex tidak lebih rumit daripada yang sebenarnya.

CUBA AKAUN DEMO

Langkah pertama adalah menghapus semua hal-hal yang tidak penting pada grafik.

Saya heran dengan trader yang kurang berpengalaman, mereka menggunakan indikator Forex yang berlebihan atau robot trading, tetapi ini bisa menghilangkan pengetahuan mereka tentang dasar-dasar Trading Forex.

Hal tersebut tidak akan membantu Anda menjadi trader yang profitable. Pertama, terlalu banyak menggunakan indikator pada grafik akan membuat Anda kesulitan melihat peluang pasar.

Untuk sukses dalam trading forex, tidaklah mudah dan perlu kedisiplinan. Tapi kita tidak perlu membuatnya menjadi lebih sulit dari yang seharusnya dengan penggunaan alat trading yang tidak efisien dan rumit seperti terlalu banyaknya indikator atau penggunaan Robot Trading Forex.

Alat terbaik untuk sukses di pasar Forex, adalah grafik sederhana dengan candlestick atau bar dan kepala kita sendiri yang berisi pola pikir yang benar tentang pasar dan pelaku pasar.

2. Apa pola pikir yang tepat di Forex Trading?

2.1. Berita dan data ekonomi penting bagi keberhasilan

Tidak hanya karena kita membutuhkan, berita juga dapat mempengaruhi pasar mata uang.

Memang benar bahwa faktor eksternal ini mempengaruhi pergerakan harga mata uang, hal ini bisa memudahkan kita melihat situasi pasar, yaitu untuk menentukan arah pergerakan pasar saat ini.

Kebanyakan trader professional melakukan transaksi menggunakan strategi trading yang sederhana tanpa mengabaikan berita ekonomi yang bisa mempengaruhi harga.

Jadi jika Anda ingin berpikir seperti seorang trader professional, cobalah mencari informasi terutama cara mereka menganalisa grafik.

Informasi yang perlu kita ketahui selain grafik yaitu Kapan pelaku pasar fokus di pasar? Baik juga untuk diketahui kapan data ekonomi penting di release, atau mungkin ada penundaan.

Namun perlu diketahui bahwa angka yang muncul ini relatif, tidak selalu persis dengan harapan pasar, sehingga tidak selalu memberi peran yang signifikan.

2.2. Gunakan semua jendela waktu untuk trading forex Anda

Berdasarkan pengalaman, trader profesional mengetahui adanya berbagai tipe trader di pasar jendela waktu yang berbeda.

Siapa yang berpikir seperti seorang profesional, harus sadar dan selalu fokus mengamati perilaku trader lain melalui grafik, kemudian menarik kesimpulan sebagai dasar melakukan transaksi sendiri di pasar.

Jika Anda ingin menjadi day trader Forex, membuka dan menutup perdagangan Anda pada hari yang sama, time frame yang lebih tinggi seperti grafik mingguan atau harian memainkan peran penting.

Jangan membuat kesalahan yang sama seperti banyak trader lain dan tidak terbatas dalam pasangan mata uang pada jendela waktu tunggal.

Sebagai bahan pertimbangan semua jendela waktu penting dari pasangan mata uang, kita memperoleh informasi berharga tentang bagaimana trader lainnya mengambil posisi di pasar, di mana mereka mungkin menempatkan stop loss dan di mana mereka mungkin mengambil profit.

Tanyakan pada diri sendiri, di level harga berapa yang Anda gunakan pada time frame yang berbeda dan berfungsi sebagai support atau resistance.

 

Belajar Cara Membaca Candlestick Chart pada Trading Forex

Belajar cara membaca candlestick pada trading forex merupakan satu diantara sistem analisa teknikal sehingga Anda dapat memperkirakan gerakan harga setelah itu, menurut data yang di dapatkan dari candlestick sebelumnya. Anda bakal dapat memperkirakan apakah gerakan setelah itu dapat bearish mau pun bullish.
Dengan cara psikologis, gerakan harga yang tercermin di candlestick berjalan lantaran ada tekanan dari konsumen serta penjual. Perang pada bullish serta bearish membentuk candlestick yang beragam.

Terbentuknya candlestick :

Seandainya terdapat beberapa pembeli di pasar, maka harga pasar dapat bergerak bullish serta pada akhir periode pasar dapat di tutup diatas harga pembukaan. Bentuk ini dimaksud dengan bullish candlestick. Kemampuan buyer sanggup diukur dari gerakan dari pasar yang bergerak dari level yang rendah ke atas menuju harga closing. Dalam kata lain panjang candlestick mencerminkan dominasi konsumen.
Seandainya terdapat beberapa penjual di pasar, maka harga pasar dapat bergerak bearish serta pada akhir periode pasar dapat ditutup dibawah harga pembukaan. Bentuk ini dimaksud dengan bearish candlestick. Kemampuan seller sanggup diukur dari gerakan pasar yang bergerak dari level paling tinggi ke bawah menuju harga closing. Dalam kata lain panjang candlestick mencerminkan dominasi penjual.
Untuk mengidentifikasi arah atau mungkin bentuk candlestick selanjutnya, ada 5 hal yang perlu dicermati :

CUBA AKAUN DEMO

Perang pada bullish serta bearish

Waktu harga menguasai pasar, candle dapat bergerak ke arah yang sama. Semisal pembeli menguasai pasar maka candle dapat bergerak bullish. Sepanjang tidak ada pertarungan dari penjual maka bentuk candle dapat mengikuti dari candle disebelumnya.
Sesudah lebih dari satu trader merasa bahwasanya pasar telah terlampau tinggi atau overbought, maka penjual dapat melawan. Peristiwa ini dimaksud dengan perbuatan profit taking.
Pertarungan antara pembeli dan penjual yang ditunjukkan dari ekor candlestick. Seandainya perang dengan tekanan semakin besar dari dominasi yang terjadi dapat berpotensi membuat pemenang menguasai pasar serta keadaan ini dapat mengubah arah trend atau trend reversal. Dengan kata lain, kita sanggup mengidentifikasi bahwasanya candlestick selanjutnya dapat beralih arah.

 

Candlestick bergerak cepat

Seandainya body candlestick semakin besar dari body candlestick sebelumnya maka hal tersebut perlihatkan antusiasme pasar. Jadi misalnya pada saat banyak trader Forex buka posisi, kekuatan ini yang di cari dalam pasar dengan arah trend yang kuat. Bahkan juga misalnya ada perlawanan, dalam keadaan ini kita sanggup memperkirakan candlestick selanjutnya dapat semakin besar dengan arah trend yang sama dari candlestick dengan trend sebelumnya.

 

Candlestick bergerak lambat

Perlambatan candlestick merupakan kebalikan dari antusiasme, ada kesangsian dari banyak trader untuk buka posisi perdagangan dapat membuat pasar sedikit bergerak lambat. Ragu-ragu ini keluar lantaran banyak trader memikirkan bahwasanya trend pasar telah terlampau tinggi, terlampau rendah, oversold, overbought atau mungkin tertahan di support serta resistance. Seandainya tidak ada trader yang buka posisi perdagangan, dapat membuat pasar bergerak lambat lantaran tidak mempunyai kekuatan.
Dalam keadaan seperti ini kita mesti siap untuk membuka posisi perdagangan dalam arah yang berlawanan, lantaran pasar dapat mengambil alih dari pembeli atau penjual.

 

Candlestick berdivergensi
Perlambatan serta pembalikan harga dapat terlihat ketika kebanyakan trader ingin harga berbalik arah di pasar. Namun beberapa trader masih mau tinggal serta ada dalam trend sebelumnya.
Divergensi candlestick berjalan sewaktu ada trader yang ingin mendapatkan harga yang baik, ketika mereka sudah mengetahui bahwasanya pasar akan berbalik arah. Dalam keadaan ini kita dapat melihat dengan alat bantu indikator teknikal. Secara umum, indikator teknikal dapat menunjukkan potensi divergensi sehingga anda dapat membuka posisi baru dalam arah yang berlawanan dari trend pasar.

 

Cara Belajar Forex Menggunakan Strategi Scalping

Dalam artikel ini, saya akan berbagi tentang kelebihan dan kelemahan menggunakan sistem trading dengan gaya scalping pada perdagangan forex. Pada artikel ini, kita hanya akan membahas secara umum tentang strategi scalping. Sistem perdagangan ini berpotensi akan membantu trader untuk membuat keuntungan cepat di pasar forex.

Satu hal yang trader Forex harus ketahui bahwa strategi scalping adalah sebuah sistem strategi yang sering digunakan oleh beberapa trader.

“Strategi scalping adalah satu metode trading pada perdagangan Forex yang digunakan oleh trader untuk masuk dan keluar dari pasar dalam waktu yang sangat singkat atau periode dan hanya bertujuan untuk mendapatkan pips kecil.”

Jika kita hanya mampu menebak saja laju pergerakan harga, dengan pertanyaan yang sering muncul “apakah saat ini harga berada dalam trend bullish atau bearish ?” aka dapat dikatakan bahwa pertanyaan tersebut berpotensi besar akan membawa hasil yang tidak baik.

CUBA AKAUN DEMO

Banyak trader forex profesional menggunakan sistem perdagangan scalping untuk mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Tetapi banyak juga trader pemula menggunakan sistem perdagangan scalping untuk mendapatkan keuntungan yang cepat, karena sistem perdagangan ini hanya membutuhkan jangka waktu pendek.

 

Trader yang menggunakan sistem perdagangan scalping disebut scalpers

Biasanya ada beberapa trader forex memerlukan waktu yang cukup lama untuk melakukan satu kali transkasi perdagangan di pasar forex, tetapi para scalpers hanya cukup mengambil beberapa menit atau bahkan beberapa detik ketika melakukan satu transaksi.

Scalpers membuka posisi perdagangan dalam satu hari. Sistem perdagangan ini cukup berguna bagi trader forex yang tidak memiliki banyak waktu karena mereka akan cepat menutup posisi perdagangan dalam hitungan beberapa menit saja.

Banyak trader forex mengatakan strategi ini umumnya digunakan oleh para trader profesional dalam perdagangan Forex.

Katakanlah, target point dari strategi scalping hanya sekitar 5-10 pips per satu perdagangan. Bahkan para scalpers hanya bertujuan untuk mendapatkan point yang sangat kecil saja.

Pada dasarnya sistem perdagangan ini adalah metode yang sangat menguntungkan, dimana penggunaan money manajemen dan disiplin adalah modal penting dalam strategi scalping. Biasanya strategi scalping menggunakan ukuran lot yang cukup besar.

Penggunaan strategi scalping disarankan hanya digunakan pada pagi hari dan malam hari ketika pasar berada dalam situasi sideways.

Seorang trader bertipe scalper membutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi untuk membuat keputusan agar mendapatkan keuntungan yang cepat di pasar forex. Jadi strategi ini tidak bisa dilakukan pada jam sibuk.

 

Kelebihan strategi Scalping

– Hanya menggunakan sedikit waktu dan dapat dilakukan dalam beberapa menit saja.

– Tidak terlalu khawatir untuk menahan posisi terbuka terlalu lama.

– Mendapatkan point kecil akan lebih mudah.

 

Kelemahan strategi Scalping

– Berpotensi membuat stres karena mereka menggunakan lot besar

– Hal ini tidak mudah dilakukan untuk membuka posisi secara terus menerus dan konsisten.

 

Kesimpulan :

– Fleksibel dan kecepatan adalah faktor utama untuk melakukan strategi scalping.

– Pastikan Anda dapat berkonsentrasi dengan tenang tanpa ada gangguan dari lingkungan sekitar.

– Pastikan Anda memiliki koneksi internet yang baik karena Anda harus melakukan perdagangan dengan cepat.

– Jika Anda seorang trader pemula, Anda harus berlatih dan mencoba strategi ini pada demo account terlebih dahulu.

– Memiliki sistem money management yang baik untuk strategi ini.

Untuk lebih memudahkan Anda, bisa Anda simak video berikut :

Menghitung Swap

Di dunia Forex, kita bebas menentukan kapan kita mengambil atau menutup/likuidasi open posisi. Ada kalanya kita tidak ingin menutup open posisi walaupun hari perdagangan segera tutup (overnight). Apabila hal ini terjadi, biasanya pihak broker akan menarik biaya menginap atau yang biasa disebut dengan Interest Rate (Swap).

Interest Rate atau Swap adalah biaya yang dikenakan atau diberikan jika memiliki posisi terbuka melebihi dari satu hari perdagangan dan hanya dikenakan  pada produk kontrak gulir saja. Dalam platform trading metatrader, swap sudah dihitung secara otomatis. Tetapi dari manakah sebenarnya angka itu didapatkan? Mari kita belajar cara menghitungnya.

Rumus perhitungan swap adalah sebagai berikut :

CUBA AKAUN DEMO

                                       Di mana: i = konstanta rate, dan H = bobot hari

&nbspKonstanta rate (i) atau bisa disebut interest rate biasanya di update pada hari Senin, besarannya bisa anda cek di platform trading dengan cara klik kanan dikotak market watch, klik symbol, pilih symbol yang ingin di cek interest ratenya, klik properties dan akan muncul kotak spesifikasi symbol tersebut, cek pada swap long untuk buy dan swap short untuk posisi sell.

;

Bobot hari (H) adalah nilai masing-masing hari dalam satu minggu, namun perlu kita perhatikan, khusus untuk hari Rabu ke hari Kamis dianggap overnight 3 hari, sedangkan untuk hari Jumat ke hari Senin hanya dianggap 1 hari saja.

Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut ini:

 

Contoh:

  1. Kita melakukan transaksi BUY pada hari Senin pukul 18.00 WIB, dan posisi itu kita close pada hari Selasa esoknya pada pukul 02.00 WIB (dini hari), maka transaksi kita BELUM mengalami overnight.
  2. Kita melakukan transaksi BUY pada hari Selasa pukul 02.00 WIB (dini hari), dan kita close hari itu juga tapi pada pukul 06.00 WIB, maka transaksi kita SUDAH mengalami overnight satu hari.
  3. Kita melakukan transaksi BUY pada hari Rabu pukul 23.00 WIB, dan baru kita close hari Kamis esoknya pada pukul 06.00 WIB, maka transaksi kita SUDAH mengalami overnight TIGA hari.
  4. Kita melakukan transaksi BUY pada hari Kamis pukul 02.00 WIB (dini hari), dan kita close hari itu juga pada pukul 06.00 WIB, maka transaksi kita SUDAH mengalami overnight TIGA hari.

Belajar Forex : Long Term Atau Short Term Trading?

Artikel belajar forex kali ini akan membahas mengenai gaya trading, jangka pendek ataukah jangka panjang. Antara trading jangka panjang (long term trading) dan trading jangka pendek (short term trading), manakah yang lebih baik? Pada umumnya para trader lebih menyukai melakukan trading secara harian (short term trading) untuk mengambil target profit beberapa pips saja dan melakukan trading beberapa kali dalam 1 hari. Namun yang menjadi kesulitannya adalah mencoba untuk bisa konsisten meraih profit yang Anda inginkan. Kesabaran untuk bisa mengambil 20 – 30 pips setiap hari dan mengulanginya secara terus menerus, akan membuat Anda bosan. Dan pada akhirnya membuat kesalahan yang berujung pada floating loss yang besar.

Sebenarnya jika Anda bisa secara konsisten melakukan hal tersebut – yaitu dengan cara menentukan target profit harian Anda – maka Anda akan bisa mengontrol cara trading Anda dan profit Anda tentunya. Jika terjadi suatu trend yang panjang (long term), namun dalan kurun waktu yang pendek (short term) memang sering kali membuat Anda merasa ragu, apakah ini benar-benar bisa diandalkan. Dan Anda tak akan pernah tahu kapan waktunya suatu trend akan berbalik arah, hal ini tentunya sangat beresiko karena akan mengancam profit yang sudah Anda kumpulkan. Oleh karenanya sangat sedikit trader yang bermain secara long term, mungkin ini salah satu penyebabnya.

CUBA AKAUN DEMO

Long term trading membutuhkan pengetahuan fundamental ekonomi yang sangat rumit. Fundamnetal ekonomi membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menggalinya. Pengetahuan mengenai fundamental ekonomi merupakan satu langkah maju, namun mengaplikasinya dalam forex trading adalah persoalan lain yang mungkin membuat Anda bingung. Long term trading biasanya membutuhkan aksi yang lebih sedikit karena momentum atau trend yang besar tidak setiap hari terjadi. Gaya trading seperti ini tidak cocok bagi trader yang hanya mengandalkan keberutungan saja. Jika Anda piker kembali, long term trader sebenarnya lebih punya kesempatan mencetak profit daripada shor term trader.

Namun apapun alasannya, Anda bisa meraih profit baik dari short term trading maupun long term trading asalkan Anda punya dasar pengetahuan untuk melakukan analisa secara teknikal maupun fundamental. Antara kedua system trading tersebut, manakah yang lebih baik? Tentunya ini sangat bergantung dengan gaya Anda masing-masing. Yang jelas, pilihlah strategi forex Anda dan lakukan secara konsisten untuk meraih profit dalam forex trading. Evaluasi system trading yang Anda gunakan dan terus belajar forex untuk meningkatkan kemampuam trading Anda.